Jumat, 02 April 2021

Proses Fabrikasi (Fabrication)


Fabrikasi adalah suatu proses pengolahan komponen material berupa plat, pipa ataupun baja profil yang dirangkai dan dibentuk agar menghasilkan nilai tambah sehingga menjadi sebuah struktur konstruksi.

Fabrikasi logam merupakan suatu proses produksi logam yang meliputi antara lain proses cutting, welding, bending, polish, dan assembly. Kegiatan fabrikasi biasanya dilakukan oleh industri yang mengacu pada pembuatan  struktur bangunan logam. Tahapan fabrikasi merupakan proses yang harus dilalui dalam proyek industri berat. 

Berikut ini merupakan tahapan - tahapan proses produksi yang harus dilalui pada industri berat.

1. Cutting (pemotongan)
Bagian cutting merupakan bagian yang mencakup proses memotong material dengan gergaji ataupun alat permesinan yang lain. Proses cutting bisa dilakukan dengan cara manual (kerja bangku) ataupun dengan cara otomatis (pakai mesin).

2. Welding (pengelasan)
Bagian welding merupakan proses yang bertujuan untuk menyambung antara material yang satu dengan material yang lain. Pada proses welding membutuhkan energi api yang sangat panas untuk melelehkan besi atau logam.

3 . Bending (pembengkokkan)
Bagian bending dilakukan dengan cara memukul atau memalu secara manual, bisa juga dilakukan dengan menggunakan mesin.

4. Polish (poles)
Bagian poles bertujuan untuk menghaluskan hasil welding, sehingga tampak halus dan tidak terlihat bekas las - lasannya.

5. Assembly (perakitan)
Bagian perakitan merupakan proses penggabungan dari beberapa potongan untuk dijadikan menjadi satu kesatuan. Perakitan dilakukan dengan cara mengikat dengan perekat, pengecang berulir, memaku rivet atau keeling, dan lainnya.

(Baca juga : pengertian mesin CNC)

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar