Sabtu, 31 Oktober 2020

Gantt Chart Untuk Penjadwalan Proyek


Dalam membuat jadwal suatu kegiatan, tentunya kita membutuhkan suatu metode untuk mempermudah perencanaannya. Jadwal tersebut biasanya berbentuk seperti tabel atau grafik yang isinya berupa nama kegiatan, status kegiatan dan waktu pelaksanaan kegiatan. 

Gantt Chart merupakan sejenis grafik batang (Bar Chart) yang digunakan untuk menunjukan jadwal atau waktu pelaksanaan tugas-tugas proyek. Beberapa sebutan lain untuk Gantt Chart diantaranya adalah Milestones Chart, Project Bar Chart dan juga activity chart. Gantt Chart pertama kali dikembangkan oleh Henry Laurence Gantt pada tahun 1910.  Pada dasarnya, gantt chart adalah suatu gambaran atas perencanan, penjadwalan dan pemantauan (monitoring) kemajuan setiap kegiatan atau aktivitas pada suatu proyek.

(Baca juga : pengertian check sheet / lembar periksa)

Gantt Chart sangat bermanfaat dalam merencanakan penjadwalan dan memantau kegiatan pada suatu proyek. Gantt chart mengkomunikasikan kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan dan juga status pelaksanaannya. Dalam Gantt Chart juga bisa dilihat mengenai urutan kegiatan ataupun tugas yang harus dilakukan berdasarkan prioritas waktu yang ditentukan.

Bentuk gantt chart umumnya cukup sederhana dan mudah untuk dipahami. Karena bentuknya yang sangat sederhana dan mudah untuk dipahami inilah yang membuat Gantt chart menjadi salah satu metode yang paling populer dan yang paling sering digunakan pada saat ini.

Gantt chart bisa digunakan untuk membuat beberapa jenis penjadwalan pekerjaan di semua bidang. Misalnya pada bidang industri, gantt chart digunakan untuk penjadwalan kegiatan preventive maintenance seperti perencanaan penggantian sparepart mesin. Pada bidang teknik sipil, gantt chart bisa digunakan untuk menjadwalkan kegiatan pekerjaan proyek bangunan, seperti pembuatan pondasi, pembuatan tiang, pembuatan atap, dan sebagainya.

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, semoga artikel ini bisa bermanfaat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar