Selasa, 05 Maret 2019

INTERNATIONAL STANDARDIZATION FOR ORGANIZATION (ISO)

International Standardization For Organization (ISO) adalah badan internasional yang bertanggung jawab untuk menetapkan standar – standar industri dan bisnis komersial dunia. ISO memiliki wakil – wakil badan penyelenggara standarisasi di masing – masing negara. Tujuan dibentuknya ISO adalah untuk melindungi hak – hak konsumen dari produk – produk yang dihasilkan oleh produsen, baik yang dihasilkan manufaktur maupun jasa. Dengan adanya penerapan ISO pada suatu perusahaan, maka akan terjadi peningkatan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas dan proses pembuatan produk.
ISO merupakan organisasi non pemerintah, kemampuannya dalam membuat standarisasi telah menjadi pedoman peraturan dalam penetapan standar di setiap negara. Oleh karena itu, peserta ISO termasuk dalam anggota badan standarisasi nasional di masing – masing negara dan perusahaan – perusahaan.
Manfaat penerapan ISO bagi perusahaan adalah sebagai berikut ini :
1. Meningkatkan citra perusahaan di mata konsumen
2. Meningkatkan produtivitas perusahaan.
3. Meningkatkan daya saing perusahaan
4. Mengurangi resiko kerja
''Ingin membaca materi teknik industri lainnya?'' klik daftar materi teknik industri
Jenis –jenis ISO adalah sebagai berikut ini :
1. ISO 9001
ISO 9001 membahas tentang sistem manajemen mutu. Revisi terbaru untuk ISO ini adalah yang telah direvisi terbaru yakni ISO 9001:2015. Ciri dari ISO 9001 adalah melakukan proses pendekatan dengan tujuan guna semakin meningkatkan efektivitas terhadap manajemen mutu. Pendekatan yang dilakukan yaitu mensyaratkan supaya dilakukannya penerapan, identifikasi, pengelolaan serta peningkatan yang berkesinambungan (perbaikan berkelanjutan).
2. ISO/IEC 17025
ISO/IEC 17025 membahas tentang jenis standar terkait persyaratan lembaga pengujian seperti laboratorium. Sasaran pada standarisasi ini adalah kompetensi laboratorium kalibrasi dan pengujian.
3. ISO 28000
ISO 28000 membahas tentang jenis persyaratan pada sistem keamanan rantai pasok. Jenis standarisasi di ISO ini diperuntukkan untuk perusahaan yang mempunyai risiko ancaman tinggi seperti hotel, pertambangan, bank dan fasilitas umum.
4. ISO 5001
ISO 5001 membahas tentang jenis standar yang diterapkan pada sistem manajemen energi. Tujuan dari ISO ini adalah untuk membantu perusahaan dalam membangun sistem peningkatan konsumsi energi,
5. ISO 14001
ISO 14001 membahas tentang standar terkait dengan sistem terhadap manajemen lingkungan. Sebuah organisasi yang sistem ini harus bisa mengidentifikasi aspek serta dampak lingkungan yang telah ditimbulkan oleh operasionalnya seperti pengelolaan air dan limbah.
6. ISO 22000
ISO 22000 membahas tentang standar yang berkaitan dengan sistem manajemen keamanan pangan. Perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman harus memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan konsumen sehingga dituntut untuk melakukan control produksi.
7. ISP/IEC 27001
ISP/IEC 27001 membahas tentang standarisasi pada Informasi Security Management System (ISMS) atau sistem manajemen keamanan informasi. ISO ini banyak diterapkan oleh perusahaan yang bergerak di bidang aplikasi IT
8. ISO TS 16949
ISO TS 16949 membahas tentang spesifikasi teknik keluaran ISO pada sistem manajemen mutu di bidang industri otomotif. Standarisasi ini berkonsep pada perbaikan berkelanjutan, tindakan pencegahan, perbaikan serta pengendalian rantai pemasok.