Jumat, 06 September 2019

CONTINUOUS FLOW (ONE PIECE FLOW)

Cara terbaik yang bisa dilakukan oleh perusahaan dalam perjalanan menuju organisasi yang lean (ramping atau efisien) adalah dengan menciptakan aliran yang kontinu (continuous flow) baik dalam proses manufaktur ataupun proses pelayanan.
Para pemimpin Toyota sangat yakin dengan prinsip bahwa proses yang benar akan membuahkan hasil yang benar.
Teruyuki Minoura, mantan Presiden Toyota Motor Manufacturing, Amerika Utara pernah berkata : “Jika ada masalah yang muncul dalam manufaktur one-piece-flow (continous flow), seluruh lini produksi akan berhenti. Dalam keadaan seperti ini, sistem manufaktur sangat buruk. Tetapi saat proses produksi berhenti, semua orang dipaksa untuk segera memecahkan masalah sehingga anggota tim akan berpikir, dan dengan berpikir itulah mereka akan berkembang menjadi praktisi yang lebih baik.”
Proses yang mengalir merupakan kunci dari organisasi yang Lean, yaitu tentang mempersingkat waktu yang diperlukan untuk serangkaian aktifitas dimulai dari raw material hingga menjadi barang atau jasa. Proses yang mengalir akan menghasilkan kualitas yang baik (higt quality), biaya terendah (reduce cost), dan waktu pengiriman tersingkat (just in time to delivery).
Perbedaan Sistem Produksi Continuous Flow vs Batch
Berikut ini adalah perbedaan antara sistem produksi continuous flow dengan system produksi batch
Continuous Flow
Continuous Flow merupakan sistem produksi yang proses produksinya kontinu atau mengalir sesuai dengan urutan operasi dari proses pertamanya hingga proses terakhir menjadi produk jadi dengan aliran material yang konstan.
Batch Production
Batch Production merupakan sistem produksi yang dilakukan secara partaian (secara volume) dan dilakukan berulang – ulang.
Jika dibandingkan dengan proses produksi secara kontinu, proses produksi secara partaian kurang efisien. Pada akhir proses produksi partaian, peralatan produksi harus dihentikan, dicek ulang terhadap kualitas produk sebelum partai selanjutnya diproduksi. Hal ini menyebabkan adanya waktu jeda antar proses produksi.
(baca juga : lean manufacturing)
Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, semoga artikel ini bias bermanfaat.