Dalam industri manufaktur, seringkali kita melihat kondisi yang merugikan bagi produktivitas perusahaan. Salah satunya disebabkan oleh masalah teknis dalam proses produksi. Seperti cacat produk ataupun downtime mesin yang terlalu lama.
👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶👶
Jumat, 01 Oktober 2021
Teknik Pemecahan Masalah
Senin, 16 Agustus 2021
Pengalaman Monitoring Efisiensi Steam Boiler
Pada artikel kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman saya bekerja di industri kertas. Pada pabrik tersebut jenis kertas yang di produksi adalah jenis papermill ukuran CM 125 dan CM 150.
Kamis, 12 Agustus 2021
POAC (Planning Organizing Actuating Controlling)
POAC adalah sebuah prinsip manajemen organisasi yang diperkenalkan oleh George R. Kelly, yang terdiri dari Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Pada dasarnya prinsip manajemen organisasi sangat berkaitan dengan keberhasilan suatu manajemen bisnis. Dibalik kesuksesan sebuah bisnis terdapat sebuah organisasi yang baik. Suatu bisnis tidak akan berjalan tanpa adanya organisasi.
Kamis, 22 Juli 2021
Daily Improvement (Perbaikan Harian)
Daily Improvement (perbaikan harian) adalah perbaikan yang dilakukan setiap hari yang bertujuan untuk membantu mempermudah suatu pekerjaan. Daily Improvement merupakan sebuah strategi dalam meningkatkan perbaikan secara bertahap setiap harinya untuk melihat keuntungan jangka panjang.
Sebagian orang hanya melihat kaizen sebagai acara mingguan. Namun sebenarnya, akan lebih kuat jika seluruh tenaga kerja terlibat dalam upaya peningkatan perbaikan harian.
(Baca juga : contoh penerapan 5R di lingkungan kerja)
Perbaikan harian tidak harus bersifat sulit. Misalnya seperti memindahkan tempat sampah lebih dekat ke tempat yang dibutuhkan atau memberi nama identitas peralatan kerja merupakan contoh perbaikan harian kecil yang bertambah seiring berjalannya waktu.
Setiap karyawan harus terlibat dan memiliki keinginan untuk menawarkan ide - ide perbaikan. Sekecil apapun perbaikan yang dilakukan, diharapkan bisa memudahkan pekerjaan harian. Apabila setiap orang dalam suatu organisasi hanya membuat satu perbaikan dalam waktu satu minggu, hal itu berarti lebih dari 50 perubahan per tahun. Namun bila dalam waktu satu hari, tim yang terdiri dari lima orang dapat melakukan upaya peningkatan harian mereka, maka dalam waktu satu tahun lebih dari 1.000 perubahan per tahun.
(Baca juga : pengertian PDCA / plan, do, check, action)
Itulah sekilas pengertian mengenai daily Improvement, terima kasih telah berkunjung ke blog saya, semoga artikel ini bisa bermanfaat.
Jumat, 16 Juli 2021
SDCA (Standardize, Do, Check, Action)
Perbaikan berkelanjutan atau continuous improvement merupakan aktivitas yang sering dikampanyekan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas kerja di lingkungannya. Metode yang terkenal untuk melakukan perbaikan berkelanjutan yaitu PDCA (Plan, Do, Check, Action). Namun, selain PDCA masih ada lagi metode lain yang bisa dibilang merupakan kelanjutan dari siklus PDCA. Metode tersebut adalah SDCA (Standar, Do, Check, Action).
Senin, 12 Juli 2021
Small Group Activity (SGA)
Small Group Activity merupakan salah satu aktivitas tim kaizen atau continous improvement yang terdiri dari beberapa anggota operator dalam area tertentu dan bertujuan untuk menyelesaikan suatu masalah. Small Group Activity (SGA) berbeda dengan kaizen event yang harinya terbatas, yaitu selama 2-5 hari dan membahas masalah yang cukup sederhana. SGA umumnya berdurasi antara 1-3 bulan dan membahas masalah yang membutuhkan analisa data atau experiment yang lebih dalam.
Rabu, 26 Mei 2021
Pengalaman Memimpin Gugus Kendali Mutu (GKM)
Pada artikel kali ini saya akan bercerita mengenai pengalaman saya saat menjadi moderator program gugus kendali mutu (GKM) di industri papermill atau kertas gulung.
Senin, 22 Maret 2021
PDCA Adalah Perbaikan Terstruktur
Setiap perusahaan pasti mempunyai masalah. Jika tidak segera ditangani, masalah tersebut akan membuat suatu kerugian secara finansial bagi perusahaan.
Minggu, 24 Januari 2021
Tiga Sub Bidang Keahlian Teknik Industri
Teknik industri adalah suatu jurusan dalam perguruan tinggi yang mempelajari tentang cara mengatur manusia, mesin, material, dan metode di suatu industri agar bisa menghasilkan proses yang efisien sehingga keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan menjadi maksimal.
Sabtu, 09 Januari 2021
Hoshin Kanri Dan Manfaatnya Bagi Perusahaan
Istilah Hoshin Kanri berasal dari bahasa Jepang. Pengertian hoshin Kanri yaitu suatu manajemen yang bisa mengarahkan ke arah yang lebih baik. Hoshin berarti “kompas” atau “petunjuk arah”, sedangkan Kanri adalah “manajemen”.
Bila dijabarkan lebih panjang, Hoshin Kanri merupakan strategi yang membantu organisasi untuk memusatkan fokus kepada pencapaian target dan tujuan. Hoshin Kanri bisa dianggap sebagai metode perencanaan strategis yang dilakukan oleh para stakeholder di perusahaan, yang digabungkan dengan metode quality improvement.
Strategi Hoshin Kanri populer di Jepang pada akhir dekade tahun 1950-an, dalam pernyataannya, Profesor Kaoru Ishikawa yang mengatakan ini:
“Setiap orang adalah ahli dalam bidangnya masing-masing, dan TQC (Total Quality Control) ala Jepang dirancang untuk memanfaatkan kekuatan dari pemikiran kolektif dari semua karyawan untuk membuat organisasi mereka menjadi yang terbaik di kelasnya”. Pernyataan inilah yang menjadi dasar Hoshin Kanri.
“Top dan middle manager harus berani untuk mendelegasikan otoritas kepada timnya. Itu adalah cara untuk menumbuhkan rasa hormat sebagai bagian dari filosofi manajemen anda, dimana semua orang terlibat didalamnya, mulai dari top down hingga bottom up, kehormatan akan terus terpelihara” kata profesor Ishikawa Dalam bukunya yang berjudul What Is Total Quality Control?
(Baca juga : manfaat kaizen terhadap quality, cost, delivery)
Konsep hoshin Kanri kemudian dimodifikasi dan diadaptasi oleh banyak orang, seperti Dr. Yoji Akao (yang menggunakan shewhart cycle (PDCA) untuk mencapai target, memilih control point (tolok ukur), dan menghubungkan aktifitas sehari-hari dengan strategi perusahaan.
Manfaat penerapan hoshin Kanri :
Hoshin Kanri membawa banyak keuntungan bagi perusahaan dan karyawan. Berikut ini merupakan manfaat hoshin Kanri bagi perusahaan.
1. Menciptakan fokus kepada tujuan bersama perusahaan.
2. Mengkomunikasikan tujuan-tujuan tersebut kepada seluruh pimpinan.
3. Melibatkan seluruh pimpinan dalam menyusun perencanaan dalam mencapai tujuan.
4. Membantu dan memberikan tanggung jawab kepada karyawan untuk mencapai tujuan yang menjadi bagian mereka masing-masing (sebagai bagian dari strategi dan rencana perusahaan).
(Baca juga : metode yang sering digunakan dalam lean manufacturing)
Itulah pengertian dan manfaat dari penerapan hoshin kanri. Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, semoga artikel ini bisa bermanfaat.
Sabtu, 19 Desember 2020
Memahami Teknik Industri Secara Cepat Dan Mudah
Pada artikel ini, sesuai dengan judulnya saya akan membahas tentang teknik industri dengan bahasa yang mudah dan cepat dimengerti oleh semua kalangan. Jadi jika terdapat penjelasan yang sedikit berbeda seperti yang dipelajari di perkuliahan, harap maklum. Karena saya berusaha menjembatani antara pemahaman dari kaum mahasiswa (akademisi) dengan kaum pekerja yang bekerja di lingkungan industri.
Dalam bahasa yang sederhana, teknik industri adalah ilmu yang mempelajari tentang cara mengelola suatu pabrik. Bila kita berbicara pabrik, di dalamnya terdapat unsur manusia, mesin, material, metode, dan modal yang harus dikelola secara baik agar bisa menghasilkan produk dengan keuntungan yang maksimal.
Pada teknik industri, sebenarnya kita akan diajak belajar mengenai banyak hal seperti manajemen, fisika, kalkulus, teknik informatika, akuntansi, dan sebagainya. Namun, yang perlu kita garis bawahi yaitu materi ilmu apa yang ‘’paling’’ wajib dikuasai untuk diterapkan ke dunia kerja oleh para sarjana teknik industri tanpa bertele — tele. Sebenarnya, seorang sarjana teknik industri didesain untuk ahli di dalam 2 hal saja, yaitu mengerti konsep supply chain management dan lean manufacturing.
Inti sari dari ilmu teknik industri hanya ada 2 hal, yaitu ilmu supply chain management dan ilmu lean manufacturing. Berikut ini adalah pengertian mengenai supply chain management dan lean manufacturing.
1. Supply chain management (SCM)
Supply chain management dalam bahasa Indonesia disebut sebagai manajemen rantai pasok, yaitu ilmu yang mempelajari tentang proses aliran bisnis pada suatu pabrik yang dimulai dari memesan bahan baku sampai ke pengiriman barang jadi ke distributor dan pelanggan.
Kita bayangkan bahwa yang namanya pabrik, pasti terdapat suatu kegiatan yang bertujuan membuat produk untuk dijual agar bisa mendapatkan keuntungan. Proses membuat produk tersebut disebut sebagai proses produksi.
Bagaimana agar proses produksi bisa berjalan dengan lancar? Tentu saja kita perlu mencari bahan baku atau material untuk produksi. Kita membutuhkan peran supplier (pemasok untuk mensuplai bahan baku produksi), kita perlu peran tenaga produksi untuk membuat produk, dan perlu peran tenaga penjual dan pemasar untuk mendistribusikan produk kita.
Dari sistem manajemen rantai pasok di atas, apapun pabriknya atau industrinya, pasti mengalami proses tersebut. Oleh karena itu, terdapat suatu departemen yang tugasnya mengatur dan mengelola proses supply chain management agar terbebas dari segala permasalahan yang berkaitan dengan keterlambatan produksi dan pengiriman. Departemen tersebut adalah departemen PPIC (Production Planning & Inventory Controlling). Oleh karena itu, di dalam perkuliahan teknik industri, diajarkan materi kuliah yang bernama PPC (Production Planning & Controlling) yang merupakan materi pokok dalam teknik industri.
PPIC atau PPC adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana cara membuat rencana produksi, seperti jadwal produksi dan pengadaan bahan baku untuk produksi. Dari pembelajaran PPIC, kita akan memahami proses supply chain, kita bisa mengerti mengenai istilah — istilah tentang production planning, material planning, safety stock, leadtime, bill of material, dan sebagainya yang bisa mendukung tentang kelancaran operasional rantai bisnis perusahaan. Kuasai PPIC, maka anda akan menguasai 60 % keilmuwan teknik industri.
2. Lean Manufacturing
Agar proses supply chain management menjadi efisien secara waktu, biaya dan tenaga, maka kita perlu menguasai ilmu yang namanya lean manufacturing. Apa yang disebut dengan lean manufacturing?
Lean manufacturing adalah sebuah konsep untuk menghilangkan segala macam pemborosan atau aktivitas yang tidak penting dan tidak perlu dalam suatu proses industri, sehingga tercipta efisiensi dalam prosesnya.
Pada penerapannya, lean manufacturing lebih banyak fokus di dalam suatu aktivitas industri (internal industri). Jika kita perhatikan, di suatu proses produksi di dalam pabrik, kita melihat ada aktivitas transportasi barang dari gudang bahan baku ke area produksi. Kemudian kita juga melihat bagaimana proses produksi yang sedang berlangsung. Dan yang terakhir kita melihat hasil produk tersebut disimpan ke gudang barang jadi.
Proses aktivitas proses produksi di suatu pabrik bisa digambarkan sebagai berikut :
Gudang bahan baku — proses produksi — gudang barang jadi (produk jadi)
Dari proses di atas, jika dianalisa pastinya banyak aktivitas yang tidak perlu atau yang disebut sebagai waste (pemborosan) proses. Di sinilah peran lean manufacturing bekerja, yaitu menghilangkan segala aktivitas yang tidak perlu agar produksi bisa berjalan secara lancar, cepat, dan tepat. Sehingga menghemat waktu, biaya, dan tenaga yang berdampak pada keuntungan yang maksimal.
Dalam lean manufacturing dikenal ada 7 waste (pemborosan) yang tidak perlu dan harus dihilangkan, yang dikenal dengan singkatan TIMWOOD (Transportasi, Inventory, Motion, Waiting, Over Production, Over Processing, Defect).
Untuk menghilangkan TIMWOOD, kita memerlukan beberapa pendekatan atau metode lean manufacturing. Misalnya seperti lean six sigma yang digunakan untuk menghilangkan defect, PDCA yang digunakan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan secara umum, 5S / 5R yang digunakan untuk menata area kerja agar mempermudah dalam pekerjaan, line balancing yang digunakan untuk meratakan beban kerja dalam lini produksi yang continuous flow, preventive maintenance yang digunakan untuk mencegah terjadinya downtime mesin secara tak terduga, dan sebagainya.
Dengan memahami konsep lean manufacturing, kita sudah menguasai 40 % dari ilmu teknik industri.
Itulah bagaimana cara belajar teknik industri secara cepat dan mudah. Point yang utama adalah kita harus belajar tentang inti sari dari teknik industri, yaitu supply chain management dan lean manufacturing. Supply chain management bertujuan untuk mengelola aliran proses bisnis perusahaan dari hulu ke hilir (pemesanan bahan baku, produksi, hingga pengiriman). Sedangkan lean manufacturing bertujuan untuk meringkas proses supply chain management tersebut (khususnya di lingkungan internal perusahaan) agar terjadi efisiensi proses, sehingga berdampak pada keuntungan yang maksimal.
Jumat, 13 November 2020
Penggunaan Microsoft Power BI Untuk Monitoring Kinerja Perusahaan
Tidak dapat dipungkiri di era industri 4.0 sekarang ini, kecanggihan teknologi dan informasi sangat diperlukan untuk monitoring kinerja perusahaan. Kebutuhan informasi yang cepat dan mudah dibaca dalam bentuk grafis seperti menjadi sebuah keharusan bagi para staff kantor maupun jajaran manajemen. Salah satu teknologi informasi tersebut bernama microsoft power BI, yang merupakan produk asli dari perusahaan microsoft.
Microsoft Power BI adalah software intelligence bisnis besutan Microsoft yang memungkinkan perusahaan untuk mengolah data lebih detail dan menampilkannya dalam grafis yang lebih interaktif. Keunggulan dari microsoft Power BI yaitu bisa untuk memvisualisasikan data yang telah kita input ke dalam komputer. Melalui Microsoft power BI, perusahaan juga bisa dengan mudah mengontrol dan memantau data - data manajemen yang diperlukan.
Power BI bisa diinstall di beberapa platform seperti PC/Laptop maupun smartphone. Power BI cukup ramah dan bisa berjalan dengan baik di sistem Windows, IOS dan Android. Pada dasarnya Aplikasi ini bisa kita dapatkan secara cuma-cuma atau gratis, namun fitur yang akan didapatkan tidak akan selengkap versi pro.
Manfaat Power BI untuk aplikasi teknik industri
Di dalam industri manufaktur, penerapan ilmu teknik industri sangat diperlukan untuk mendukung jalannya proses produksi. Melalui monitoring yang tepat dan cepat, informasi data berupa output produksi, cacat produksi, downtime produksi, maupun efisiensi produksi bisa dengan mudah ditampilkan lewat Microsoft power BI. Sehingga, dengan kecepatan dan ketepatan informasi tersebut para staff dan jajaran manajemen bisa mengetahui kinerja dari produksi dan segera mengambil tindakan yang diperlukan.
Microsoft power BI bisa dijadikan sebagai tolak ukur Key Performance Index (KPI) di suatu perusahaan yang menerapkannya. Para insinyur produksi atau teknik industri selanjutnya bisa mencari penyebab masalah yang terjadi di produksi dan melakukan improvement (perbaikan) melalui PDCA, lean six sigma, line balancing, ataupun yang lainnya.
Konsep Yang Diusung Oleh Power BI
Microsoft power BI mengusung 3 konsep kerja yang sangat membantu perusahaan dalam menganalisa data, di antaranya yaitu Dashboard, Report, dan Datasets.
1. Dashboard
Dashboard yaitu tampilan integrasi yang menampilkan sekumpulan report dari sekumpulan dataset. Dashboard memberikan informasi data, analisa, serta memberikan gambaran dalam bentuk single visualisasi dashboard.
2. Datasets
Datasets yaitu kumpulan data yang di import atau dikoneksikan pada Power BI.
3. Report
Report yaitu visualisasi dalam bentuk chart atau grafik.
(Baca juga : pengertian QCDSMPE / Quality, Cost, Delivery, Safety, Morale, Productivity, Environment)
Microsoft Power BI bisa diintegrasikan dengan beberapa aplikasi pengolah data populer yang sudah banyak digunakan di indutri IT. Seperti alat pengolah data Google Analitycs besutan raksasa teknologi Google, pengolah data dari Oracle, pengolah data Salesforce , Microsoft Dynamic CRM, Mysql, dan sebagainya.
Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, semoga artikel ini bisa bermanfaat.
Selasa, 27 Oktober 2020
Contoh Penerapan Lean Six Sigma Untuk Menghilangkan Cacat Produk
Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai contoh penerapan lean six sigma pada industri batu bata paving. Analisa dan perbaikan pada contoh kasus ini hanya ilustrasi saja, karena saya bukan ahli di bidang percetakan dan formulasi pembuatan batu bata paving. Yang lebih penting adalah bagaimana metodologi dalam menyelesaikan masalah menggunakan lean six sigma.
Dari grafik di atas dapat dilihat bahwa sebelum kita melakukan perbaikan, defect yang terjadi sebanyak 100.000 DPM, setelah kita melakukan perbaikan defect menjadi turun sebesar 5000 DPM. Hal ini menandakan bahwa perbaikan yang kita lakukan sudah cukup tepat.











